Selasa, 09 Mei 2017

Akbar Ramli, Ketua IMM dan Wakil Dekan


AYAHANDA. Akbar lahir pada 31 Januari 1989 atau baru berusia 28 tahun, tetapi sudah mendapat amanah sebagai Wakil Dekan bidang kemahasiswaan menggantikan Burhanuddin SPi MP yang kini menjabat Dekan Fakultas Pertanian.






-------






Akbar Ramli, Ketua IMM dan Wakil Dekan
 

Nama Akbar Ramli tidak begitu dikenal sebelum terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sulsel periode 2016-2018.
Namanya sempat menjadi pembicaraan di kalangan kader angkatan muda Muhammadiyah, karena pada Musda IMM Sulsel di Kabupaten Sinjai, medio Maret 2016, dia terpilih menjadi ketua, padahal ia hanya menempati urutan ke-9 peraih suara terbanyak dari 13 formatur yang dipilih oleh peserta Musda.
Akbar hanya memperoleh 104 suara, jauh di bawah Dzata Bahjah yang menempati urutan pertama dengan 196 suara. Urutan ke-2 hingga urutan ke-8 ditempati Khairunnisa (163), Kahar (155), Nur Safar Azis (150), Abdul Jabbar (127), Andi Syaiful (126), Koko Anugrah Yusuf (109), dan Ahmad Dahlan (106).
Urutan ke-10 ditempati Sirajuddin (102 suara), urutan ke-11 Aswagino (102 suara), urutan ke-12 Muhammad Ashar (97), serta urutan ke-13 Nurhudaeda Fawallang (94 suara).
Pada Selasa, 25 April 2016, nama Akbar kembali menjadi pembicaraan, karena dia dilantik sebagai Wakil Dekan III Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar.
Namanya menjadi pembicaraan, khususnya di kalangan kader dan angkatan muda Muhammadiyah, karena dia masih menjabat Ketua DPD IMM Sulsel dan usianya pun masih relatif muda.
Akbar lahir pada 31 Januari 1989 atau baru berusia 28 tahun, tetapi sudah mendapat amanah sebagai Wakil Dekan bidang kemahasiswaan menggantikan Burhanuddin SPi MP yang kini menjabat Dekan Fakultas Pertanian.
Artinya, Akbar terpaksa harus siap dipanggil “ayahanda” oleh ribuan mahasiswa Fakultas Pertanian dan 30 ribuan mahasiswa Unismuh Makassar, padahal usianya masih relatif muda dan memang dirinya masih bujangan.
Selamat menjalankan tugas dan amanah. Selamat menjadi “ayahanda.” (asnawin)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar